Report Abuse

Stats

Comment

Tips Menyambut Bulan Suci Ramadhan | Khutbah Rasulullah Menyambut Bulan Ramadhan

Post a Comment

 “Sekiranya insan mengetahui kebaikan-kebaikan yang terdapat di Bulan Ramadhan, tentu mereka mengharapkan biar seluruh bulan ialah bulan ramadhan” (HR. Ibnu Huzaimah)
“Tiada seorang yang shaum sehari saja sebab Allah melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejarak tujuh puluh tahun”.
(HR Bukhari - Muslim)
“Barang siapa shaum sebab kepercayaan dan mengharap pahala, maka diampuni
dosanya yang lalu” (HR Bukhari-Muslim)

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Artinya, kita akan kembali dihadapkan pada kewajiban yang termasuk dalam salah satu kasus 5 Rukun Islam dimana bulan Ramadhan ialah Tamu agung yang dicintai Allah, RasulNya dan orang-orang beriman. Tamu yang  selalu disambut dengan hati suka dan gembira. Bulan penuh rahmat dan keberkahan, yang di dalamnya Allah menjanjikan berjuta pahala dan ampunan.

Selain memerintahkan shaum, dalam menyambut menjelang bulan Ramadhan, Rasulullah selalu menawarkan beberapa nasehat dan pesan-pesan. Inilah 'azimat' Nabi tatkala memasuki Ramadhan.

“Inilah bulan dikala kau diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang ikhlas dan hati yang suci biar Allah membimbingmu untuk melaksanakan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari dikala kaki-kaki tergelincir.

Barangsiapa melaksanakan shalat fardu baginya ganjaran menyerupai melaksanakan 70 shalat fardu di bulan lain.

Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama menyerupai mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

“Barangsiapa menawarkan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, ialah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang menawarkan makanan itu memperoleh pahala menyerupai orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah ia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu ialah bulan sabar, sedangkan sabar itu ialah pahalanya surga. Ramadhan itu ialah bulan memberi derma ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah menawarkan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, pasti Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang ia tidak mencicipi haus lagi sesudahnya, sehingga ia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah)

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan kesudahannya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) pasti Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu nirwana dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu biar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah biar ia tak lagi pernah menguasaimu.”

Ramadhan harus menjadi titik awal kita dalam bercermin diri mengadakan perbaikan menuju kehidupan Islami. Kehidupan yang bertabur dengan iman, taqwa dan ukhuwah terhadap sesama saudara. Madrasah kawasan kita berusaha membebaskan diri dari belitan hawa nafsu biar kelak Allah membebaskan kita dari azab neraka yang pedih.

Bulan Ramadhan ialah kesempatan bagi kita memperbanyak  amal yang dicintai dan di ridhoi Allah. Memperbanyak syahadah dan istighfar. Juga memperbanyak doa dan memohon semoga Allah sudi memasukkan ke dalam nirwana dan mengharamkan neraka bagi kita. Berlomba sekuat tenaga, meraih malam  yang setara dengan seribu bulan yaitu Lailatul Qodar serta dihindarkan dari kesengsaraan hidup di Yaumil Qiyamah.

Akhirnya, kita berdoa biar Allah berkenan memberkahi kita terutama di bulan Rajab dan Sya’ban serta memberikan kita ke bulan Ramadhan. Kita memohon kepada Yang Maha Rahman semoga mengizinkan kita beribadah di dalamnya, merahmati kita di awalnya, mengampuni kita di tengahnya, menyelamatkan kita dari neraka di kesudahannya dan mempertemukan kita dengan Ramadhan berikutnya. Amin.

Marhaban Yaa Ramadhan......


Lihat Juga :

RAHASIA PUASA | KEISTIMEWAAN SERTA TUJUAN DARI BERPUASA

KUMPULAN KATA-KATA MUTIARA CINTA ISLAMI

KISAH TELADAN KITA RASULULLAH MUHAMMAD SAW

Post a Comment