Apabila kita telah mengetahui sebenarnya Allah subhanahu wa ta’ala mengharamkan Syurga bagi mereka yang kufur terhadapnya, maka dari itu, kita tahu bahwa sebesar-besar nikmat ialah “nikmat Al-Islam.”
Nikmat yang paling besar yakni nikmat Islam.
Dan apabila Allah menginginkan bagi hambanya kebaikan, maka beliau diwafatkan dalam beragama Islam.
Dan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa…
Dijelaskan dalam hadits Abu Musa al-Asy’ari Radhiyallahu anhu, beliau berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Dan hari ini kita lihat di sekeliling kita aneka macam kasus yang disebarkan yang berbentuk syubhat, dan yang berbentuk syahwat. Tiada syak (keraguan) lagi bahwa ini semua sanggup mengakibatkan seseorang itu berpaling (dari agamanya).
Tetapi Allah yang Maha Tinggi apabila menyayangi seorang hamba maka akan diwafatkan dalam keadaan Islam. Dan setiap kasus yang ditarik dari kita niscaya akan ada gantinya (dari Allah) kecuali agama (maka tiada gantinya) dan
Apabila Allah mencintaimu, maka Dia akan memutuskan kematianmu di dalam Islam. Supaya engkau mati dalam Islam.
Jadikanlah hatimu bangga tatkala engkau menyembah Allah. Sebagian orang, apabila melaksanakan sesuatu kasus yang mubah atau makruh, menyerupai menghadiri sesuatu pertandingan atau majelis keramaian, beliau merasa bangga alasannya menghadirinya. Kita tidak ingin membicarakan perihal perihal sesuatu golongan, tetapi kita ingin mengambil faidah dari “kegembiraan” ini.
Bagaimana engkau tahu bahwa engkau (tetap) di atas Islam, (ialah) apabila engkau merasa bangga tatkala engkau mentaati Allah. Janganlah melaksanakan suatu ibadah semata-mata untuk menyelesaikannya, tetapi lakukanlah suatu ketaatan untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Allah tidak dimudaratkan oleh kemaksiatanmu. Tetapi engkaulah yang binasa apabila engkau melaksanakan maksiat. Dan mati di dalam keadaan Islam, dalam apapun keadaannya jauh lebih baik dibanding mati di dalam kekufuran.
Sebagaimana doa para salafus shaleh:
dan seorang shahabat yang mulia, Amru bin al Ash tatkala hampir tiba waktu kematiannya berkata:
Apabila Allah telah memutuskan bagimu untuk sholat subuh berjamaah, sesudah engkau keluar dari Masjid, hadirkanlah perasaan bangga sebenarnya Allah dengan rahmat-Nya telah membangunkanmu dari daerah tidurmu dan mengakibatkan engkau berdiri di hadapan-Nya dan membawa engkau bergerak menuju rumah-Nya (masjid). Inilah yang kita harapkan.
Mereka yang apabila Allah inginkan kebaikan untuk mereka, mereka ditetapkan dan dimatikan di atas agama. Dan tidak ada kegembiraan yang lebih besar bagi seorang hamba selain kegembiraannya terhadap Islam. Dan sebagaimana semua telah tahu bahwa seorang hamba itu mestilah bersyukur kepada Allah dikarenakan telah menjadikannya seorang Muslim.
Channel: AlMuwahhidun Channel
Song "Abki Ala Syamil" by Syaikh Musyari Rashid Alafasy
Editing By ZulfanStudio Production™
Editor By Akhiy (@Zulfan_Afdhilla)
Kunjung Ke Galeri Video: www.almuwahhidunsunni.blogspot.com
Kunjung ke Situs Dakwah Saya: www.zulfanafdhilla.blogspot.com
Like Fan Page Al-Muwahhidun Ahlus Sunnah: http://www.facebook.com/almuwahhidun.sunni
Like Fan Page zulfanafdhilla.blogspot.com: http://www.facebook.com/zulfanafdhilla.media
Silahkan menyebarkan, mendonwload, dan mempublikasikan video dari Al-Muwahhidun Channel. Namun tidak boleh keras untuk diperjual belikan. Apabila ingin digunakan, jangan lupa untuk. Copyright Allah S.W.T. Wassalamualaikum wr.wb
Post a Comment
Post a Comment