27 Oktober 2015 ialah tahun ke delapan Hari Blogger Nasional dirayakan di seantero Indonesia. Hari ini menyerupai hari raya bagi para blogger. Dilini masa Twitter, hastag #HariBloggerNasional bahkan menempati trending topik paling atas dan semua pengguna twitter berkicau perihal blogger.
Hari Blogger Nasional ini pertama kali dicetuskan oleh Menteri Komunikasi dan informatika (Menkominfo) Muhammad Nuh pada 2007 silam. Kala itu, 500-an blogger dari seluruh Indonesia berkumpul untuk ngopi darat di Blitz Megaplex, Grand Indonesia tepatnya Sabtu 27 Oktober 2007.
Tanpa ada yang menduga sebelumnya, Mohammad Nuh yang hadir menawarkan pembukaan secara impulsif mengukuhkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. Sejak ketika itulah Hari Blogger Nasional terus diperingati setiap tanggal 27 Oktober.
Pesta Blogger tiap tahunnya rutin diperingati, sampai pada 2011 acara ini berubah naman menjadi On|Off yang konsepnya juga berubah. Alhasil, acara itu sempat off selama dua tahun. Barulah di 2014 lalu, acara Blogger Camp kembali dicetuskan dan sekarang telah memasuki tahun kedua.
Blogger Camp 2015 kali ini dihelat pada 26 dan 27 Oktober, serentak dilakukan di empat kota bersama hampir 300 blogger paling berpengaruh. Keempat kota itu yakni Jakarta, Surabaya, Purwakarta dan Makassar. Khusus untuk di Makassar, acara dilakukan di Kabupaten Takalar.
Selain diperingati sebagai ajang mengembangkan pengalaman sesama blogger, Hari Blogger Nasional juga punya pesan moral biar kian banyak blogger-blogger handal dan besar lengan berkuasa muncul. Di negara-negara berkembang, blogger ialah salah satu pekerjaan yang menjanjikan dan terhormat. Hal inilah yang juga ingin didorong oleh blogger Indonesia.
Dalam sebuah kesempatan, pernah ada yang bertanya kepada saya perihal apakah blogger itu hanya blogspot?. Tentu saja jawabannya tidak. Karena blogger itu ialah sebutan buat mereka yang mengelola web blog, tidak peduli jenis blog yang beliau kelola ialah blogspot, Wordpress, Drupal atau Tumblr.
(Baca: Apa Itu Blog?)
Dalam memperingati Hari Blogger Nasional juga sama. Perayaan ini bukan hanya ditujukan kepada blogger yang memakai blogspot, tapi kepada semua blogger yang mengelola web blog. Makara tidak perlu lagi ada istilah hanya pengguna blogspot yang merayakan hari blogger.
Terlepas dari apakah peringatan Hari Blogger Nasional ini hanya sebagai simbolik, Blogooblok berharap peringatan kali ini dapat membawa perubahan cara pandang para blogger Indonesia. Agar dapat lebih peka terhadap konten yang baik dan mendidik, bukan sekedar sensasional yang malah memperkeruh keadaan.
Membawa perubahan akan jauh lebih penting daripada membangun perismisme.
Perayaan ke delapan Hari Blogger Nasional ini juga dibutuhkan lahir lebih banyak blogger di Indonesia yang berkualitas. Apalagi pengguna internet di Indonesia setiap harinya mengalami peningkatan cukup signifikan. APJII memprediksi pengguna internet di Indonesia tahun ini tumbuh 50 persen dari total 88,1 juta pengguna aktif di Januari 2015.
(Baca: Apa Yang Orang Indonesia Cari di Internet?)
Akhir kata, Blogooblok hanya ingin mengucapkan Selamat Hari Blogger Nasional yang ke delapan. Semoga kedepannya, blogger akan lebih berjaya di negaranya sendiri. Postingan ini sekaligus didedikasikan untuk perayaan Hari Blogger Nasional Hari Ini. Mana perayaanmu? :)
Post a Comment
Post a Comment