Di dalam sebuah instalasi contohnya ( untuk penerangan )Kawat –kawat penghubungnya akan mengadakan kesusutan tegangan , sebab di dlm kendala di kawat itu mengalir arus . biar kesusutan tegangan itu tdk melebihi harga yang tertentu , (biasanya 2 % untuk korelasi penerangan dan 5 % untuk korelasi tenaga ) , maka sanggup dihitung ukuran kawat yang harus digunakan sebab timbulnya kesusutan tegangan ini arus membangkitkan panas dalam kawat.meskipun hawa di sekitar kawat akan mendinginkan kawat itu tetapi perlu juga di perhatikan biar pemanasan kawat tidak melebihi batas .
Jenis-jenis sekring
Sekring uliran pertama yakni sekring tertutup. Sekring ini berupa satuan yg memiliki kaki edison sekring ini diulirkan kedalam sekring (elemen). Kawat perak didlmnya terdiri dari 2 lebar kawat .sebuah diantaranya lebih halus daripada yg lain keduanya menghubungkan tumit sekring itu dengan kaki sekring . kawat yg halus dibelokkan melalui pengisyarat pada kepalanya kalu kawat halus itu putus, maka pengisyaratan itu tertekan oleh pegas dan orang mengetahui sekring itu putus.
Sekring tabung tdk banyak bedanya dalam prinsip sekring peluru , hanya untuk arus dan tegangan yg besar lebih sesuai sebab ukurannya yang lebih besar.pemasangan tdk lagi memakai pemegang sekring dan kepala sekring , tetapi hanya kedua ujung sekring tabung itu saja dibentuk daripada tembaga yg dilapis nikel dan pemegangnya berupa jepitan sekring ini juga diisi pasir putih , dan kawat yg digunakan berdasarkan harga batasnya sekring ini dibentuk untuk arus mulai 60a . pemasangan sanggup dilakuknan pada dinding dgn memakai pelat. Kalu dipasang pada papan saklar maka isolator 2 pemegang kontak kontak berpegas itu pribadi dipasang pada papan saklar dan dari belakang dipasang dgn memakai cincin dan mur .
sekring terbuka yakni sekring tabung yang tdk bertutup pada ujung2 nya dan didlmnya tdk berisi pasir tabungnya biasa dibentuk dari materi keramik ,porselin atau beling . kontak kontak pada ujungnya diberi baut untuk mengikat kawat sekring , kawat ini pada kedua ujungnya diberi sepatu untuk memudahkan pemasangannya . cara pemasangan sekring ini dilakukan dgn tang sekring . untuk tegangan hingga 500 f sanggup pula dimasukkan atau dimasukkan dgn tangan . kontak2 berupa pisau2 yg sanggup dijepit pd jepitan pemegang sekring .
sekring tangkai sanggup merupakan sekring bumbung , sekring terbuka atau sekring dgn bentuk lain yg diperlengkapui dgn tangkai untuk pegangan pd waktu pemasangan atau pencabutan sekring itu. Sekring jalur yakni sekring yg tdk dilindungi sama sekali dan hanya dipasang di dlm perkakas2 yg tertutup atau untuk papan saklar yg tdk penting . sekring jalur ini terdiri dari satu atau beberapa jalur yg dipersatukan ujung2nya dgn sepatu untuk dipasang pd jepitan2.
Sekring pemisah yakni sekring 2 yg digabungkan dgn saklar pemisah . biasanya sekringnya berupa sekring tabung dgn kontak2 yg berupa pusau , sanggup dicabut pd sebuah ujungnya dan berupa setengah engsel pd ujung yg sebelah lagi . kalu tdk putus , maka sekring ini sanggup di keluar masukkan menyerupai saklar pemisah , tetapi kalu sekring itu putus , sesudah dicabut menyerupai saklar pemisah, engselnya sanggup dikeluarkan dari jepitannya dgn gampang . sekring pemisah ini mulai banyak dipergunakan orang sebab untuk instalasi tenaga yg besar sangat menghemat biaya dan tempat. Pemasangannya sanggup dgn beberapa jln . umunmnya seluruhnya dipasang diatas isolator2 untuk tegangan2 yg cukup tinggi .
Itulah Pengertian dan jenis-jenis sekring , semoga bermanfaat
Post a Comment
Post a Comment