Banyak investor pemula yang masih kebingungan membedakan antara saham dan reksadana, padahal mengetahui instrumen investasi sungguh penting semoga kedepannya tidak merugi akhir kesalahan dikala berinvestasi
Pada postingan kali ini saya akan membicarakan wacana perbedaan saham dan reksadana untuk pemula
- Keuntungan reksadana
Para pemain reksadana menemukan keuntungan dari akumulasi dividen setiap instrumen investasi saat terjadi peningkatan nilai aktiva higienis (NAB) atau lazimkita sebut harga reksadana per unitnya
NAB yakni nilai selesai pada portofolio sesudah dikurangi biaya operasional lalu masih dibagi dengan jumlah unit yang dimiliki. Kalau harga NAB naik maka anda akan untung begitupun sebaliknya
Untungnya pun tidak sebanyak saham sebab memang resikonya sangat rendah contoh reksadana A senilai Rp.100.000 mungkin tahun depan nilainya Rp.110.000 atau naik cuma 20ribu rupiah. Itu sebabnya reksadana dipandang sebagai kawasan paling kondusif untuk menyimpan uang dan mengamankannya dari imbas inflasi dibandingkan dengan menabung dibank konvensional
4. Pihak perantaranya
Baik saham maupun penanam modal pasti terdapat pihak mediator yang menghubungkan antara investor dengan produk investasi. Pada reksadana terdapat aplikasi misalnya bibit, hebat dll yang menghubungkan investor ke manajer investasi guna membuat lebih mudah aktivitas perdagangan produk reksadana
Sementara saham juga ada aplikasinya sendiri dari perusahaan broker alias perantara jualan sekuritas. Pengguna perlu membuka RON atau rekening nasabah dulu sebelum bertransaksi di bursa saham
5. Jangka waktu investasinya
Reksadana dan saham keduanya memiliki tujuan serta planning penggunaan keuangan berbeda. Saham lebih cocok bagi investor yang ingin memanen keuntungan investasi jangka panjang paling tidak 5 tahun hingga 10 tahun alasannya adalah melihat kemajuan perusahaan yang dimiliki sementara pasar uang cocok bagi investor yang ingin memperoleh laba singkat paling tidak 2 tahun
Oh ya untuk reksadana emiten saham idealnya juga diatas 5 tahun. Bagi investor pemula direkomendasikan menjajal reksadana untuk resiko dan keuntungan minimum sementara saham lebih ditujukan kepada penanam modal berpengalaman dan memiliki pengertian terkait transaksi pasar saham. Simpelnya baik saham maupun reksadana keduanya bisa memberi keuntungan
Sumber http://www.helmykediri.com
Post a Comment
Post a Comment