3. Generic Top Level Domain
Jika ccTLD menggunakan kode negara, Generic Top Level Domain (GTLD) merujuk pada instruksi yang lebih spesifik. Artinya, website yang dibentuk dengan memakai GTLD sejatinya hanya dipakai untuk menamai situs di bidang tertentu saja.
Contohnya ialah untuk bidang militer, domain kebanyakan menggunakan akhiran .ml. Begitu pula bila berakhiran .edu, ini menerangkan bahwa pemilik websitenya dari instansi pendidikan.
Sementara untuk akhiran .com ini sifatnya lebih lazim. Terkadang mampu digunakan untuk instansi pendidikan, pemerintah dan lain sebagainya. Artinya, penggunaannya tidak hanya sebatas keperluan komersil.
Tipe Domain Lainnya
Selain jenis di atas ada juga yang lain ialah Second Level Domain dan Subdomain.
1. Second Level Domain
Ini ialah tipe kedua yang berada di bawah TLD. Bentuknya tampakdari ekstensinya yang agak lebih panjang. Contohnya ialah .ac.uk, .gov.uk, .co.uk dan lain sebagainya.
2. Subdomain
Ini merupakan tipe domain yang dibuat untuk menambah divisi dalam suatu situs utama. Manfaatnya ialah untuk membuat tipe web yang berisi dengan konten yang sengaja dipisahkan dari halaman utama situs. Dan ini sangat cocok untuk keperluan campaign.
Biasanya subdomain ini akan menghidangkan informasi yang lebih spesifik. Lantas, informasi ini sebagian akan dikaitkan/diarahkan masuk ke halaman utama sebuah situs. Contohnya yaitu islam.helmykediri.com, otomotif.helmykediri.com, komik.helmykediri.com
Untuk subdomain sendiri, Anda tidak butuhmembelinya lagi pada provider. Karena ini merupakan bab dari layanan tambahan untuk menunjang keperluan pemilik website.
Tips Memilih Domain
Setelah mengenali apa itu domain dan jenisnya, Anda pastinya mengetahui betapa pentingnya dalam menunjang keperluan bisnis Anda di internet.
Dan ketika ingin menjadikannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terlebih dalam urusan pemilihan namanya biar keberadaan situs kian dikenal. Diantaranya ialah selaku berikut.
1. Pertimbangkan Ekstensi Domain
Ekstensi ini nyatanya mempunyai efek pada prilaku user. Ekstensi ini bisa mewakili isi dari suatu website. Karena di internet sudah dikenal beberapa tipe ekstensi yang umumnya cuma dipakai oleh instansi tertentu.
Anda akan lebih kondusif jika menggunakan ekstensi yang biasa seperti .com atau .id. Karena ekstensi ini sifatnya lebih fleksibel. Kebanyakan untuk tujuan komersial mirip toko, ataupun tujuan info di banyak sekali bidang. Contohnya info perihal pendidikan dan layanan lainnya.
2. Pilih Nama Yang Pendek
Pemilihan nama sebaiknya dibentuk sependek mungkin. Fungsinya tidak lain untuk mempermudah orang lain dalam mengingatnya. Ini mampu saja dibentuk dari nama orang ataupun nama produk yang menjadi fokus khususnya.
Setidaknya, nama ini terdiri dari dua kata atau lebih pendek sehingga cukup mudah dicari. Usahakan juga untuk membeli domain yang tidak diberi komplemen karakter mirip tanda sambung ataupun tidak dibuat dengan ejaan yang berisi angka. Kalau dibuat seperti ini, user akan susah mengenalinya.
Dengan tidak dikenalnya, user akan sukar mampir ke dalam website.
3. Usahakan Nama Merepresentasikan Isi
Pemilihan domain direkomendasikan bisa mewakili isi yang dibahas dalam situs web. Ini mampu dilaksanakan dengan mengambil kata kunci yang sedang ditargetkan.
Dengan cara demikian, user akan menebak bahwa isu yang tersimpan di dalam situs web memang dibutuhkannya. Terkhusus untuk nama yang diambil dari kata kunci yang ditargetkan, ini akan berpengaruh pada ranking.
Website akan lebih SEO, membuat lebih mudah mesin penelusuran untuk merayapi serta mengangkatnya ke halaman penelusuran. Ketika nama website muncul di halaman pencarian terdepan, pemiliknya akan lebih gampang dalam mendapatkan kunjungan.
Setiap kunjungan ini bisa dikonversi sesuai harapan. Contohnya dikonversi sebagai pembeli produk/jasa yang Anda sediakan.
4. Harga Domain
Langkah terakhirnya ialah harga. Setiap provider menunjukkan potensi bagi Anda untuk memilih nama domain yang diharapkan.
Hanya saja, masing-masing pemasoklayanan pembuatan nama ini bisa memberlakukan tarif yang berlainan. Anda cuma perlu mencermati ongkosnya per tahun.
Kemudian tentukan bahwa biaya ini tetap stabil. Maksudnya, Anda tidak akan dikenakan biaya pelengkap lagi saat memasuki periode perpanjangan domain di tahun berikutnya.
www..helmykediricom
Sumber http://www.helmykediri.com
Post a Comment
Post a Comment