Report Abuse

Stats

Comment

Sedekah Diam-Diam : Sedekah Menolak Bala

Post a Comment
SEDEKAH RAHASIA : Sedekah Menolak Bala
Apa yang ada dibenak Saudara kalau melihat gambar ibarat ini? Si korban yaitu anak kelas dua Sekolah Menengan Atas (masih di bawah umur), kejadian terjadi pada subuh hari sewaktu si anak membantu orangtuanya yang berjualan gorengan di pasar, juga si anak terseret sejauh sepuluh meter dari daerah awal kejadian tabrakan. Pertanyaannya yang mungkin timbul dalam benak kita yaitu PASTI sudah meninggal tuh korban yang tertabrak kendaraan beroda empat tersebut, atau pun juga mungkin cacat atau patah tulang tuh si korban.

berbincangan dengan orangtua korban melahirkan suatu ketakjuman terhadap benarnya para ustadz dan da’i serta orang-orang renta yang menyampaikan bahwa sedekah sanggup menolak bala atau pun kalau sudah tertulis pada takdir hidupnya, cobaan tersebut tidak terlalu berat bagi orang tersebut. Sebagai referensi kalau takdirnya yaitu jatuh dari sesuatu daerah yang tinggi, maka ia tetap jatuh, tetapi sebab ia sering beramal walaupun dengan nilai rupiah yang kecil, maka jatuhnya yaitu dari daerah tidur dan hanya menderita sakit sedikit.

Orangtua anak tersebut mengkisahkan bekerjsama anak mereka mengalami lima hari tidak sadarkan diri di rumah sakit dan sewaktu terjadi perbincangan ini, ternyata anak itu kelihatan sehat wal afiat tidak kekurangan suatu apa pun hanya masih ada sakit di sebelah belakang tubuhnya, tetapi ia sudah sanggup berguru dan mengikuti aktivitas sekolah ibarat biasanya.

Selain itu, keluarga mereka juga memperoleh uang perdamaian sebanyak lima belas juta, dan biaya pengobatan yang telah mereka keluarkan sebanyak delapan juta, sehingga masih ada sisa uang yang cukup untuk kebutuhan keluarga mereka.

Orangtua anak tersebut pun juga mengkisahkan bahwa mereka sering beramal sejak tiga puluh lima tahun yang kemudian pada awal mereka jualan gorengan di pasar.

Penulis membayangkan, cobaan peristiwa alam yang menimpa keluarga mereka ada pelajaran yang sanggup diambil, yakni mereka masih memperoleh nikmat berupa masih adanya sisa dari uang perdamaian dan anak mereka ternyata masih dalam keadaan sehat wal afiat tidak kurang satu apa pun juga.

Pelajaran tersebut adalah, walaupun mereka serba pas-pasan dengan berjualan gorengan di pasar, tetapi takdir telah menyampaikan bahwa anaknya harus tertabrak mobil, dan mungkin juga dengan sedekah keluarga mereka, maka bala atau pun peristiwa alam tersebut tidak membawa begitu banyak penderitaan bagi keluarga mereka.

( Oleh : Abdul Affandi )

Related Posts

Post a Comment